Teknik Memilih Pemanas air Tenaga Surya

Pemanas air atau water heater nampaknya sudah memerankan gaya hidup di perkotaan. Di samping benar2 sangat tenteram mandi air hangat saat badan capek setelah seharian bekerja, saat kondisi tertentu memang dibutuhkan bagi anggota keluarga yang sampai umur atau tersangkut rematik / yang alergi dingin. Ciri-cirinya setelah menggosok sore kerap bersin-bersin menyerupai orang tersangkut gejala flu. Salah satu solusinya ya menggosok sore mengenakan air hangat.

Secara tradisional untuk menjadi air bergolak, cukup secara memasak air dengan kompor. Kemudian masalahpun muncul, periode nunggu sampai air bergolak dan total air bergolak yang diperoleh juga terpatok. Semakin banyak air yang dipanaskan, semakin lelet nunggunya & tentunya semakin banyak pula bahan bakar yang dibutuhkan.

Bagi dasar inilah (waktu-kuantitas-energi-biaya), kehadiran teknologi pemanas air sebagai pilihan. Cukup banyak merk-merk pemanas air yang bergerak dipasaran secara berbagai sifat yang ditawarkan. Namun dari segi pengamatan abdi tidak semata masalah di atas terselesaikan oleh merk dan jenis yang ada. Dengan kata lain masing-masing merk dan tipenya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk saat ini abdi coba bahas dulu spesies pemanas air tenaga surya, Solar Water Heater.

Bertolak pada sistem cara kerja yang dipakai, pemanas air usaha surya yang ada terbagi memerankan dua rupa, yaitu:

1. Pemanas air tenaga surya sistem membisu

2. pemanas air tenaga surya orde aktif

1. Passif - Solar Water Heater: pemanas air tenaga surya membisu

pemanas air tenaga surya jenis tersebut terdiri 2 komponen yang utama, yaitu panel kolektor & tangki penyimpan, yang terhubung oleh dua pipa. Di dalam panel kolektor terdapat puncak kaca yang berfungsi menangkap panas pendar matahari yang didalamnya ditemui susunan runtunan pipa tembaga sebagai salur air yang dibalut sirip-sirip penyerap genting (absorber). Adapun tangki berfungsi seperti termos untuk menampung air panas agar panasnya tahan lama.

Thermosiphon system



Cara kerjanya, diantaranya terlihat di dalam gambar pada atas, di dalam saat matahari bersinar, panel kolektor mengambil sinar matahari dan mengacu pada mekanis mengarahkan panas dr sirip-sirip penyerap panas di pipa-pipa tembaga yang buncit air, jadi suhu air di dalamnya perlahan menumpuk. Air yang lebih gawat akan melangkah ke atas meruntun tangki penabung dan air yang semakin dingin hendak turun mengambil rangkaian pembuluh tembaga dalam dipanaskan. Begitu seterusnya air bergerak sendiri sampai seantero air dalam tangki penabung mencapai suhu yang diinginkan. Ketika suhu air demam di bak penyimpan bertumpu dengan suhu air panas di panel keloketor, beserta sendirinya air berhenti menusuk.

Jika tempat pemasangannya datar, pemasangan instrumen ini tetap harus turun dengan kapasitas tangki penabung lebih tinggi dari panel kolektornya, diantaranya gambar yang bawah tersebut.

2. Active - Solar Water Heater: Pemanas air tenaga surya aktif

Setara seperti pemanas air tenaga surya komposisi pasif, pemanas air tenaga surya bentuk aktif tetap memanfaatkan energi matahari bagi proses pemanasan airnya, namun untuk pendistribusian air bergolak dan air dinginnya tunak memerlukan daya listrik untuk menggerakkan menggelembungkan dan radas kontrol otomatisnya.

Pemanas air tenaga surya sistem aktif, dirancang bagi keperluan air panas di skala raksasa, seperti hotel-hotel, spa, griya sakit & apartemen. Kesudahannya sistem aktif ini mencita-citakan komponen pendukung yang kian kompleks serta kapasitas tanki penampungan yang jauh kian besar.

Write a comment

Comments: 0